masukkan script iklan disini
Globalfaktual-com - JAKARTA — Pengurus Daerah (PD) Media Independen Online (MIO) Indonesia Kota Jakarta Barat akan menggelar Kongres Daerah (Kongresda) ke-2 pada Rabu, 25 Februari 2026. Agenda organisasi tersebut direncanakan berlangsung di wilayah Jakarta Barat.
Ketua MIO Indonesia Pengurus Wilayah (PW) Provinsi DKI Jakarta, Gito Ricardo, memastikan pelaksanaan Kongresda II tersebut. Ia menegaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan setiap empat tahun sekali.
“Sudah dapat dipastikan Kongresda ke-2 PD MIO Indonesia Kota Jakarta Barat akan dilaksanakan pada Rabu, 25 Februari 2026, bertempat di Jakarta Barat,” ujar Edo panggilan akrab Gito Richardo saat ditemui di kawasan Grogol Petamburan, Jumat (16/2/2026).
Edo menjelaskan, Kongresda menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan organisasi di tingkat kota. Melalui forum tersebut, anggota memiliki kesempatan yang sama untuk mencalonkan diri maupun dicalonkan sebagai Ketua PD MIO Indonesia Jakarta Barat.
“Seluruh anggota MIO Indonesia Jakarta Barat memiliki hak yang sama untuk mencalonkan dan dicalonkan sebagai ketua, sepanjang memenuhi kriteria dan persyaratan yang diatur dalam AD/ART organisasi,” katanya.
SEMENTARA itu, Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie, menilai penyelenggaraan kongres merupakan hal yang lazim dan esensial dalam tata kelola organisasi, khususnya ketika masa kepengurusan telah berakhir. Menurut dia, Kongresda merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat kabupaten/kota yang wajib dilaksanakan.
“Kongres adalah sesuatu yang umum dalam roda organisasi, terutama ketika masa kepengurusan telah habis. Kongresda harus segera dilakukan sebagai forum musyawarah tertinggi di tingkat kabupaten dan kota,” ujar Prayogie.
Prayogie juga menekankan bahwa kepengurusan terpilih ke depan akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus disrupsi digital yang memengaruhi ekosistem media.
“Pengurus yang terpilih nanti harus siap menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin masif. Dibutuhkan kepemimpinan yang adaptif, profesional, dan berintegritas,” tegasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian Kongresda dapat berjalan sesuai aturan organisasi, menjunjung tinggi etika, serta mengedepankan profesionalisme dan martabat organisasi.
“Dengan proses yang baik, MIO Indonesia akan semakin mendapatkan tempat di berbagai institusi negara, pemerintah daerah, maupun di tengah masyarakat sebagai organisasi media yang berdedikasi dan profesional,” kata Prayogie.. (/*/*/)
Penulis: Robert Siagian
Editor: AYS
Sumber;
Humas MIO Indonesia DKI Jakarta