masukkan script iklan disini
Globalfaktual-com - Jakarta – Gagasan “Satu Sekolah Satu Dapur MBG” yang disampaikan oleh Tubagus Hasan menekankan pentingnya setiap sekolah memiliki dapur mandiri guna mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut TB Hasan, melalui konsep ini sekolah tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga berperan sebagai mitra pelaksana yang aktif dalam memastikan penyediaan makanan sehat, higienis, dan bergizi bagi para siswa. Keberadaan dapur di setiap sekolah dinilai akan mempermudah pengawasan kualitas makanan sekaligus menjamin ketepatan distribusi kepada peserta didik.
Ia menjelaskan, dengan sistem dapur mandiri, proses penyediaan makanan dapat lebih terkontrol dan transparan, serta disesuaikan dengan kebutuhan gizi siswa di masing-masing sekolah. Selain itu, pengelolaan yang dilakukan langsung di lingkungan sekolah akan meminimalisir risiko keterlambatan distribusi maupun penurunan kualitas makanan.
Tak hanya berdampak pada kesehatan dan peningkatan konsentrasi belajar siswa, konsep “Satu Sekolah Satu Dapur MBG” juga berpotensi memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Program ini membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar sekolah, seperti tenaga masak, pengelola dapur, hingga pemasok bahan pangan lokal.
Dengan demikian, gagasan ini tidak hanya memperkuat implementasi program MBG dari sisi pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.