• Jelajahi

    Copyright © Global Faktual
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Sinopsis Novel _Kembali ke Titik Nol_ - Musab Soemardjan

    Sabtu, 05 September 2026, September 05, 2026 WIB Last Updated 2026-09-06T01:23:46Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Jakarta : Globalfaktual-com 


    Kembali ke Titik Nol_ adalah novel tentang kejatuhan, kesadaran, dan kebangkitan seorang manusia. Tokoh utamanya adalah _Haryo_, seorang pensiunan pejabat yang terjebak dalam "sindrom masa kejayaan".

    Dulu Haryo disanjung, istimewa, dan berkuasa. Dengan arogansi tanpa empati dan kuasa tanpa hati, ia memetik buah dari pohon yang ia tanam sendiri. 

    Namun ketika pensiun tiba, semuanya lenyap. Ia bukan siapa-siapa lagi. Kolega menutup pintu dengan alasan "butuh portofolio, bukan koneksi". Lebih sakit lagi, selirnya _Sherly_ mengkhianati, dan istrinya _Miranti_ memilih pergi. Haryo jatuh ke titik terendah: papa, terhina, dan nelangsa.

    Di titik nol itulah "mukjizat" terjadi. Topeng dan gengsi runtuh. Haryo dipaksa bercermin dan berdamai dengan dirinya. Lewat filosofi _Owah Gingsir_ - hidup berputar, silih berganti - ia belajar bahwa titik nol bukanlah kuburan, melainkan rahim kesadaran untuk memulai lagi.

    Novel ini juga menyorot luka dalam keluarga: antara suami dan istri, antara bapak dan orang-orang terdekatnya. Dari reruntuhan itulah keluarga Haryo belajar menganyam kembali kepingan cintanya. Melalui Haryo kita belajar tentang kejatuhan. Melalui Miranti kita belajar tentang kebangkitan.

    Bukan buku tentang sukses. Ini buku yang berani bicara tentang gagal, jatuh, sadar diri, lalu berbenah untuk _episode_ kehidupan baru yang lebih baik. Bahasanya sederhana, mengalir, dan membumi. Tujuannya bukan menggurui, tapi mengajak pembaca bercermin dan memotret diri sendiri.
    (**)


    Reporter : Edo Lembang


    Red
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini