masukkan script iklan disini
Globalfaktual-com - Jakarta – Pertumbuhan industri kreatif Indonesia terus menunjukkan tren positif, khususnya pada subsektor film, animasi, dan video. Peningkatan kualitas karya film nasional yang diiringi dengan pesatnya perkembangan industri broadcasting dinilai menjadi faktor utama yang mendorong penguatan ekosistem film dan televisi di Tanah Air. Kondisi ini sekaligus membuka peluang besar bagi peningkatan kebutuhan tenaga kerja profesional di bidang tersebut.
Menjawab dinamika dan tantangan industri yang kian kompleks, **Perkumpulan Tenaga Ahli Televisi dan Film Indonesia (PATFI)** mengambil langkah strategis dengan memperkuat struktur organisasinya. PATFI diposisikan sebagai wadah kolaborasi para profesional sekaligus pusat pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor televisi dan film nasional.
Bertempat di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/1/2026), PATFI secara resmi menetapkan jajaran pengurus untuk periode 2026. Penetapan ini menjadi tonggak penting bagi organisasi dalam menyelaraskan visi dan strategi menghadapi perubahan lanskap industri kreatif yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.
Ketua Umum PATFI, **Adisurya Abdi**, secara langsung menetapkan susunan pengurus baru. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PATFI berkomitmen untuk berperan aktif dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga ahli televisi dan film Indonesia.
“PATFI akan terus mendorong penguatan kapasitas sumber daya manusia, memperluas jejaring profesional, serta berkontribusi pada lahirnya karya-karya televisi dan film nasional yang memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun global,” ujar Adisurya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan **Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia**, **M. Soleh Artiawan**, yang menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap langkah PATFI. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, komunitas profesional, dan pelaku industri dalam membangun televisi dan film Indonesia yang berakar pada nilai budaya sekaligus adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Industri film dan televisi bukan hanya sektor ekonomi kreatif, tetapi juga medium strategis dalam memperkuat identitas budaya bangsa,” kata Soleh.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PATFI diharapkan mampu menjadi katalisator dalam memperkuat ekosistem industri televisi dan film nasional, sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Red