masukkan script iklan disini
Globalfaktual-com - Jakarta Barat –
Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Cengkareng yang dipimpin Kasatpel SDA Cengkareng Ariah Raksa Kusuma melakukan pengurasan sedimen di Kali Apuran, tepatnya di RT 14 dan RT 15 RW 16, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.Sabtu 1/8/2026
Pengurasan dilakukan karena endapan lumpur dan sedimen di aliran kali tersebut dinilai cukup tebal sehingga berpotensi menghambat aliran air, terutama saat musim hujan.
Petugas SDA Ariah Raksa Kusuma
menjelaskan, pengerjaan saat ini masih dilakukan secara manual sambil menunggu arahan lebih lanjut terkait kemungkinan pengerukan menggunakan alat berat.
"Sedimen di Kali Apuran cukup banyak. Dengan pengurasan ini kami berharap aliran air menjadi lebih lancar sehingga dapat mengurangi dampak banjir di wilayah yang selama ini rawan genangan.
Untuk sementara pengerjaan masih dilakukan secara manual, sedangkan penggunaan alat berat masih menunggu keputusan pimpinan," ujar Ariah Raksa Kusuma
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua RW 16 Kelurahan Kapuk, Jumadi, yang turut mendampingi proses pengurasan sedimen di lokasi.
Menurutnya, pengangkatan sedimen dari dasar kali sangat penting untuk memperlancar aliran air dan mengurangi potensi banjir yang selama ini kerap terjadi di wilayahnya.
"Selama ini wilayah kami sering mengalami banjir dan airnya cukup lama surut. Dengan dimulainya pengerukan lumpur di Kali Apuran, kami berharap aliran air menjadi lancar sehingga saat hujan turun tidak lagi terjadi genangan di lingkungan warga," kata Jumadi.
Ia juga mengungkapkan bahwa ke depan akan dibangun rumah pompa di bagian timur wilayah tersebut oleh SDA.
Kehadiran rumah pompa diharapkan tidak hanya membantu mengatasi banjir di RW 16, tetapi juga berdampak positif bagi wilayah sekitar seperti RW 8, RW 12, RW 13, dan RW 14.
"Kami mewakili pengurus wilayah dan warga mengucapkan terima kasih kepada SDA atas perhatian dan kegiatan normalisasi aliran Kali Apuran. Harapan kami, program ini terus berlanjut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas," ujarnya.
Jumadi juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan sungai dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aliran air dan mencegah terjadinya banjir.
"Kalau sungainya bersih dan tidak tersumbat sampah, maka aliran air akan lancar. Karena itu kami mengajak seluruh warga bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan sungai demi kenyamanan bersama," pungkasnya.
Ida